.label-size-1,.label-size-2,.label-size-3,.label-size-4,.label-size-5 { font-size:100%; filter:alpha(100); opacity:10 } .cloud-label-widget-content{ text-align:left } .label-size { background:#E73037; display:block; float:left; margin:0 3px 3px 0; color:#ffffff; font-size:11px; text-transform:uppercase; } .label-size a,.label-size span{ display:inline-block; color:#ffffff !important; padding:6px 8px; font-weight:bold; } .label-size:hover { background:#333333; } .label-count { white-space:nowrap; padding-right:3px; margin-left:-3px; background:#333333; color:#fff !important; } .label-size { line-height:1.2 }

22 Februari 2018

Lintasan Historis

Dua Puluh Enam Tahun silam, tepatnya Tanggal 9 juni 1991, bertempat di Ruang Kuliah (RK 4) Politeknik Pertanian Universitas Hasanuddin (Politani Unhas), sekelompok mahasiswa Angkatan III yang terdiri dari 11 orang yakni :
  1. Iwan Dermawan (Rondo)
  2. Syamsu Wardi
  3. Khalid Salahuddin
  4. Muh. Ansharullah (Kuncung)
  5. Muh. Syadid (Abang)
  6. Muh. Rusdi (Caddy Boy)
  7. Mukhsin
  8. Hasbuddin Anas (Aso)
  9. Yusraid Latanro
  10. Muh. Faisal (Ichal)
yang mempunyai persamaan ide dan persepsi tentang pencinta alam, membentuk suatu komunitas dengan mempersatukan visi dan misi. Hal-hal yg disepakati dalam pertemuan tersebut tentang pendirian organisasi, menghasilkan beberapa agenda yang antara lain, pemberian nama organisasi, penetapan lambang organisasi dan penentuan warna scraf, serta perencanaan draft AD/ART. Komunitas inilah yang lebih dikenal sebagai Pioner/Pendiri atau peletak dasar terbentuknya suatu wadah yang diberi nama Wujud Ikrar Pecinta Alam dengan akronim WIRPALA yang kala itu masih berstatus Politeknik Pertanian Universitas Hasanuddin. Pada Tanggal 9 Juni 1991 komunitas tersebut melakukan pendakian bersama sekaligus Pendeklarasian serta Pengukuhan dengan diiringi pengibaran pertama pataka Merah Putih di Puncak Stupa Bulupoddo sebagai symbol bahwa suatu organisasi intra kampus yang bernama WIRPALA POLYAGRO UNHAS telah berdiri.
Berawal dari sebuah ruangan kecil yang jauh dari suasana perkuliahan tepatnya di hatchery yg dijadikan basecamp atau secretariat pertama Wirpala, disanalah segala bentuk ide dan gagasan serta rencana-rencana kedepan mulai digodok dalam memberi warna suatu organisasi.
Seiring berjalannya waktu, berbekal dengan dedikasi yang tinggi serta tujuan dan gagasan yang mulia dan luhur, organisasi ini mulai menapakkan kaki dengan langkah penuh optimis untuk meyakinkan keberadaannya bahwa apa yang diembangnya sangatlah mulia, dan akhirnya pihak akademisi kampus mulai membuka mata dan menyadari betapa pentingnya suatu penyaluran minat dan bakat mahasiswa dengan kegiatan ekstra kurikuler yang berwawasan lingkungan.
Maka pada Tanggal 17 Agustus 1991 pihak Politani Unhas mengakui keberadaan dan menetapkan bahwa WIRPALA POLYAGRO UNHAS telah resmi menjadi sebuah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) sebagai UKM kedua setelah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di bawah naungan SENAT MAHASISWA POLITEKNIK PERTANIAN UNHAS Bidang Minat & Bakat, dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) dari Direktur Pertama Politeknik Pertanian Universitas Hasanuddin Bapak DR. Ir. Mas’ud Sikong, M.Sc sebagai Pelindung Organisasi, Bapak Ir. Zaenal Abidin Musa selaku Asdir III Bidang Kemahasiswaan, sebagai Penasehat Organisasi, sekaligus Pengangkatan Bapak Ir. Jayadi sebagai Pembina Organisasi. Berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat para anggota, maka Tanggal 17 Agustus 1991, ditetapkan sebagai hari jadi atau Ulang Tahun WIRPALA POLYAGRO UNHAS.
Pertengahan Bulan Desember akhir Tahun 1991, Wirpala mulai melebarkan sayapnya dengan merekrut anggota baru yang mempunyai minat dan bakat yang berwawasan lingkungan, lewat kegiatan Pendidikan Dasar I (DIKSAR) yang berlokasi di Biseang Labboro kabupaten Maros dengan jumlah peserta 24 orang termasuk para pendiri Wirpala. Dan dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan serta pengambilan Nomor Urut Anggota dipuncak kebesaran Wirpala, yaitu puncak stupa Bulupoddo Kabupaten Pangkep.

0 komentar:

Posting Komentar